Salam
sukses....!
Tahukah Anda
berapa jumlah penduduk indonesia saat ini? Saya juga awalnya tidak tahu berapa
jumlahnya tetapi setelah saya browsing ternyata berdasarkan data statistik saat
ini sudah hampir 300 juta jiwa penduduk Indonesia. Hmmm...banyak juga ya !
Dari jumlah
penduduk Indonesia hanya 0,25% yang
memilih sebagai entrepreneur, padahal idealnya untuk mencapai kesejahteraan
penduduk di Indonesia paling sedikit terdapat 25% entrepreneur. Keadaan inilah
yang menjadi salah satu faktor pengaruh terhadap sulitnya peningkatan
kesejahteraan di Inonesia. Pola pikir masyarakat Indonesia masih terpengaruh
ideologi peodalisme dimana kedudukan jabatan lebih menjadi pilihan utama
sehingga bayak lulusan sekolah memilih untuk berkarir sebagai pegawai negeri
ataupun pegawai swasta. Adapun menjadi entrepreneur adalah pilihan terakhir.
Hadeuh....ironis sekali.
Dari pemaparan
diatas sebenarnya anda tahu tidak apakah entrepreneur itu? Saya akan kutipkan
beberapa pengertian entrepreneurship dari beberapa tokoh entrepreneurship yang
saya anggap sudah mewakili makna dari arti kewirausahaan :
1. Peter
F. Drucker, seorang
pemikir manajemen AmerikaSerikat, menyatakan bahwa yang dimaksud
entrepreneurship adalah “Aktivitas yang
secara konsisten dilakukan guna mengkonversi ide-ide yang bagus menjadi
kegiatan usaha yang menguntungkan”.
2. Peggy
A. Lambing dan Charles R. Kuehl dalam bukunya
menyatakan entrepreneurship adalah “Tindakan
kreatif yang membangun sesuatu value dari suatu yang tidak ada”.
Entrepreneurship merupakan proses untuk menangkap dan mewujudkan peluang
terlepas dari sumber daya yang ada, serta membutuhkan keberanian untuk
mengambil risiko yang telah diperhitungkan.
3. S.
Wijandi, Kewirausahaan
adalah “suatu sifat keberanian, keutamaan
dalam keteladanan dalammengambil resikoyang bersumber pada kemampuan sendiri”.
4. Howard
H. Stevenson, seorang
dosen Harvard University, berkata: “Kewirausahaan
adalah pendekatan pada manajemen yang kami definisikan sebagai berikut:
mengejar peluang tanpa memperdulikan sumber daya yang saat ini ada dibawah
kendali”
Dari keempat
arti entrepreneurship diatas, bisa disimpulkan bahwa makna dari
entrepreneurship lebih mengarah kepada sebuah tindakan yang memiliki sifat
keberanian, kreatif, inovatif, tahan dengan tantangan hidup, serta sanggup
dalam menangkap dan mewujudkan sebuah peluang. Jadi dalam jiwa
entrepreneurship, selalu ada prinsip-prinsip jiwa ksatria yang selalu mau
bekerja keras, tidak mudah menyerah, tanpa meninggalkan unsur keluhuran budi
serta kejujuran.
Setiap orang
sejatinya mampu memiliki jiwa entrepreneurship, karena jiwa entrepreneurship
sebenarnya hanyalah masalah didikan bukan bakat, dapat dipelajari dan dapat
dilatih. Yang menjadi masalah adalah Anda harus mengubah mindset Anda, yaitu
dari cara berpikir kebanyakan orang menjadi cara berpikir layaknya orang-orang
“besar” yang ada di dunia ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar